Baru (Sebuah Hasil Refleksi)

Saya tengah berbahagia karena telah berhasil mengubah tampilan zona nyaman saya ini yang kini tak lagi sendu seperti dulu. Si zona nyaman saya ini nanti mungkin akan saya cantumkan di media sosial yang saya gunakan atau bisa jadi akan saya share pula apabila ada yang bertanya, kalau ga ada sih ya lebih baik saya menikmati tempat ini sendirian dan diam-diam saja, toh ini juga sebagai tempat persembunyian saya, haram hukumnya apabila malah banyak yang mengetahuinya kan(?). (apasih)

Setelah merefleksi tentang semua hal yang pernah saya ceritakan di sini, saya berpikir bahwa sepertinya kemarin saya terlalu mendramatisir keadaan, terasa agak lebay. Postingan-postingan saya lebih banyak berisi tentang ‘tjurhatan’ yang walaupun melegakan hati dan perasaan namun bobotnya tak seberapa. Sepertinya saya lebih baik menceritakan tentang berbagai hal yang seringkali muncul mengisi dan memusingkan kepala saya ini. Bukan lagi tentang hal menye-menye pastinya, namun lebih pada hal-hal general dengan tujuan saya berlatih menulis untuk rencana studi saya nanti. (Semoga lancar, please bantu do’ain ya)

Saya pikir tahun 2017 ini adalah waktu yang amat berharga untuk saya manfaatkan dalam melatih dan mengembangkan gaya tulisan saya agar kelak saya bisa lebih baik dalam membuat karya tulis. Ya walaupun entah itu akan ada yang membaca atau tidak, yang penting saya sudah belajar dan mengeksekusi hasil mengamati-mendengarkan-bercengkrama ria saya itu dalam cerita yang saya tuangkan di sini. Saya harus lebih rajin dan tidak lagi menunda untuk mengetik keyboard iPad ini untuk segera mentransfer isi kepala saya sebelum saya melupakannya.  

Sebenarnya memang bukan tanpa alasan saya merefleksi apa yang sudah saya tuliskan di sini. Saya sudah bosan dengan cerita roman picisan yang beberapa waktu kemarin sempat dan niat saya ceritakan di sini. Dari kisah desperate tentang pekerjaan, kegalauan hubungan antara saya dengan si dia yang saya amat kagumi pake hati dilalui tiga tahun lalu, hingga bahkan sampai pada moment naksir diam-diam pada si akang yg suka saya repotin mintain bantuan ini itu yang akhirnya saya putuskan untuk menyerah saja, bukan menyerah sih, tapi udah pasrah ikhlas saja gitu, toh lamun jodo mah moal ka mana palingan ge ka batur (re: kalau jodoh ga akan kemana, tapi mungkin ke orang lain). Iya gitu, saya udah males lah mengurusi asmara, ya walaupun di usia saya sekarang ini ga ada bahasan yang menarik selain membahas tentang asmara, bab jodoh-pernikahan pada khususnya, hehe. Sekarang mah cinta pada Allah SWT yang utama, asmara mah ke tiga, ke duanya ya fokus sama cita-cita dulu aja. Iya kan? Mending saya fokus perbaikan diri aja gitu, konsisten ikut ngaji kajian seminggu sekali dan gak males-malesan lagi buat persiapan studi nanti (karna itu pun akan terjadi kalau Allah menghendaki sih). Saya yakin lah perihal yang menggalaukan itu, si jodoh, pasti akan mengikuti. (eaa)

Cerita tentang kegiatan penyusupan yang saya lakukan atau perjuangan project bangun rumah yang belum ada tangganya (yang bulan Juni mendatang selesai, aamiin) atau hal-hal kegilaan saya pada buku, traveling dan musik itu masih akan saya kemukakan di sini, tentu dengan gaya tulisan saya yang baru yang sebenarnya ya gitu-gitu aja sih perasaan haha.  Saya cuma mau kurang-kurangi lebay menye-menye yang tampak menyedihkan mendramatisir keadaan dan kadang sampai saya kepikiran itu memalukan. Tapi ya tak apalah, namanya juga proses pembelajaran untuk menuju kedewasaan. Jika tidak ada bahu untuk bersandar, masih ada (sajadah di) lantai untuk bersujud. Aihsyedap!

Ya, pokoknya intinya sih gitu aja lah ya.
ps: saya ga akan hapusin postingan, sayang, biarlah yang lalu jadi kenangan. Cukup dulu sekali saja saya pernah kabur pindah lari dari blog lama ke tempat persembunyian baru ini demi menemukan suasana yang nyaman. Semoga si tempat persembunyian saya ini bisa membantu dan memfasilitasi saya untuk berkembang agar bisa jadi pribadi yang lebih baik lagi di masa mendatang. (hazek, hehe)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s