Jangan pernah menjadi bibliophile.

Seperti yang saya bilang, jangan pernah menjadi seorang pembaca sekaligus kolektor buku, bibliophile. Apalagi untuk menjadi seorang kolektor akut yang memanglah itu amat-sangat tidak baik, maka jadilah kolektor yang biasa-biasa saja atau mungkin ikuti saran saya saja, jangan pernah menjadi pengkolektor saja sekalian (tapi kalau jadi pembaca itu ya fardhu ain hukumnya hehe). Menurut saya, mengoleksi buku bukanlah suatu hal yang buruk. Saya yakin seorang kolektor buku pasti dialah yang disamping membabat habis isi buku juga sosok yang mencintai buku (re: merawat buku). Teman dekat saya sering mengatakan bahwa saya ini seorang bibliophile yang menyebalkan karena memberikan aturan selama meminjam-membaca koleksian buku saya itu. Ya saya ini kan bibliophile, wajar kan bila saya menganggap koleksian saya itu sebagai anak-anak saya sendiri yang harus saya jaga baik-baik hehe.

I-love-books

Saya menyadari bahwa diri saya yang sudah terbawa hasrat ini pun terkadang merasa kewalahan ketika mnjalaninya. Selain karena saya kewalahan sendiri untuk merawat satu persatu dari setiap buku-buku saya, terlebih lagi karena saya terfokuskan-atau-selalu-merasa untuk selalu memiliki buku yang ingin saya ulas isinya. Akibatnya banyak buku-buku yang selama ini sudah saya beli malah terbiarkan begitu saja tak tersentuh karena saya yang tak mampu membagi waktu luang. Saya sadar betul kebiasaan yang saya lakukan tersebut memang amat-sangat-tidak-baik bagi kehidupan perdompetan saya yang cepat sekali menipisnya. Ah, mungkin itu hanya karena ketidakmahiran saya dalam mengelola finansial sendiri saja sih. Amat menggelikan juga jika saya menyalahkan ke-bibliophile-an saya ini sebagai penyebab kempesnya dompet saya itu, wong persentase pengeluarannya jika dibandingkan dengan pembangunan rumah yang belum ada tangganya itu hanya berapa persen saja kok setiap bulannya. Sungguh kerdil sekali saya jika mengkambinghitamkan kegemaran saya ini, padahal ia tidak salah apa-apa. Makanya seperti yang saya sampaikan, jangan pernah menjadi seorang bibliophile jika kamu kuat menahan hasrat untuk tidak membeli buku dan memilih tidak mengosongkan isi dompetmu.

Nah, omong-omong soal kegemaran saya ini yang tidak saya sarankan untuk kamu ikuti itu ditambah dengan alasan karena bahaya latennya kerewelan ibu-bapak kamu yang harus kamu hadapi setiap memergoki kamu disaat jajan buku. Iya, jajannya itu lho, buku lagi buku lagi, bosen kan orang tua kamu melihatnya. Barang yang dibawa pulang ke rumah dan semakin menumpuk di kamar itu tidak seperti anak perawan-yang-sedang-berusaha-menarik-perhatian-lawan-jenis pada umumnya, bukannya baju yang memenuhi lemari, eh ini malah buku. Seorang bibliophile yang masih jadi anak mamak-bapak harus kuat tahan dan punya banyak stok cadangan jawaban atas setiap kerewelan seorang ibu yang amat perhatian pada anaknya. Saya yakin, setiap omelan yang dikeluarkan dari mulut seorang ibu-bapak bukanlah murni sebuah bentuk ketidaksukaan atas apa yang dilakukan oleh anaknya, namun merupakan bentuk perhatian yang ditunjukan dengan cara yang kadang menohok dan membosankan si anaknya tersebut. Ya maka dari itu pintar-pintarlah menjadi seorang bibliophile. Pintar mengatur sumber dana, pintar menyediakan jawaban jika ditodong ocehan ibu-bapak karena kenapa selalu buku dan bukan mantu yang dibawa, pintar mengatur tata letak buku-buku mu yang semakin menumpuk, selain itu yang terpenting pintarlah mengatur waktu luang yang harus dimanfaatkan dengan baik untuk membaca setiap buku koleksian dan juga untuk mendapatkan si calon mantu untuk bapak-ibu. Berat sekali bukan menjadi seorang bibliophile(?). Maka dari itu, seperti apa yang saya sampaikan di awal, jangan pernah menjadi seorang bibliophile jika apa yang menjadi kegemaranmu itu hanya setengah-setengah saja. Hehehe.

©Juls

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s